kuliner di Mie Iblis jombang

jangan lupa like dan subcribe

Iklan

Budaya lokal kediri : dusun Nepen

Budaya mauludan, atau memperingati lahirnya nabi Muhammad stiap 12 rajab/robiul awal di desun Nepen desa krecek kecamatan Badas kabupaten kediri ini sangat patut di contoh. Di pagi hari orang-orang akan berbondong bondong ke mushola atau masjid dengan membawa berkat berisi nasi dan lautnya, biasanya masing-masing keluarga membawa 5 berkat. Setelah semua sudah berkumpul, tokoh agama akan mendoakan. Setelah di doakan berkat itu kemudian akan di bagi-bagi lagi ke orang-orang yang hadir di mushola tersebut. Baik anak-anak, ibu-ibu atau bapak-bapak yang hadir. Bagi mereka yang rumahnya agak jauh dari mushola biasanya langsung memberikan berkat nya ke tetangga terdekat, bisa juga saling tukar berkat. Membuat berkat ini tidak wajib. Isi berkat biasanya nasi putih, mie goreng, oseng-oseng tahu, tumis kacang dan telur atau ayam goreng.

“aku tulis jejak ini”

Kuliner Murah di Tuban

Hai teman-teman. Sudah 1th ini saya tinggal di Kota Tuban. Mungkin saja bagi teman-teman berkunjung ke kota ini berikut ini adalah makanan murah di Tuban.
1. Warung pinggir jalan RAMAYANA. Jl. Sunan Kalijaga (adanya mulai habis magrib)
2. RM Aneka Sambal. Daerah sekitar kampus Uniro Tuban.
3. RM Luminto. Trdapt 3 cabang di Tuban. Di daerah Widang (jl. Tuban-babat). JL. Basuki rahmat. Dan di gang SMA PGRI.

Tuban merupakan kota industri, jadi harga makanan disini sebenarnya relatif mahal. Hampir sama harga makanannya dengan Kota Surabaya.

Daftar tempat wisata di KEDIRI

1. Candi Tegowangi.
2. Candi Surowono (kec. Badas)
3. Desa Ikan (dusun Nepen dan Surowono kec. Badas)
4. Goa Surowono
5. Telaga Sunan Darajat (desa Canggu kec. Badas)
6. Pemandian Corah-Pare
7. Kampung Bahasa-Pare
8. Garuda Park at Night-Pare
9. Alun-alun Pare
10. Taman kilisuci-Pare
11. Masjid agung Annur Pare.
12. Rafting-kandangan
13. Bendungan Siman
14. Gunung kelud

Baca lebih lanjut

Liburan ke Sawah

LIBURAN KE SAWAH

Oleh : Moh Haris Hariyadi

                Hallo sobat Mizan, Selamat Berlibur ya! Liburanku kali ini berbeda dari liburan-liburan sebelumnya. Jika sebelumnya lebih banyak dihabiskan di kota-kota besar  namun kali ini aku harus pulang kampung karena harus membagi tugas pekerjaan dengan kakakku. Kakakku yang sebagai penjual Kelapa di Pasar tidak bisa mengurus sawahnya sendiri, sehingga aku pulang untuk membantunya. Disawah kakakku ditanami Padi, Padinya ini sudah mulai menguning sehinga harus dijaga dari burung-burung Emprit yang memakan biji-biji Padi. Setiap pagi-pagi sekali, bahkan sebelum matahari terbit aku harus pergi Sawah untuk berlomba dengan burung Emprit, siapakah yang lebih dulu sampai di Sawah? Yah.. aku selalu kalah dengan burung Emprit, mereka sudah Nongkrong di daun-daun Padi sambil menikmati sarapannya. Dengan teriak…. Hayo…. Woi…. Hayo….. woi…. Burung-burung Emprit langsung bertaburan terbang meninggalkan Padi-padiku. Sungguh melelahkan menjadi petani dadakan, namun juga sangat menyenangkan. Setiap pagi aku melihat Sunrise dari balik gunung Arjuno dan Sunset dibalik Gunung Klotok. Jarang sekali aku melihat hal tersebut di Kota, yang ada hanya sunhot. Baca lebih lanjut

duaribuan

untuk bulutangkis Indonesia

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Haris eXpress

ilmu yang banyak tak akan berguna jika tidak di manfaatkan

dunia gradien

Just another WordPress.com weblog

Catatan Hidup

Aku berjalan dan kutuliskan jejak ini

"Sekedar Info"

Berbagi Informasi untuk Indonesia