Budaya lokal kediri : dusun Nepen

Budaya mauludan, atau memperingati lahirnya nabi Muhammad stiap 12 rajab/robiul awal di desun Nepen desa krecek kecamatan Badas kabupaten kediri ini sangat patut di contoh. Di pagi hari orang-orang akan berbondong bondong ke mushola atau masjid dengan membawa berkat berisi nasi dan lautnya, biasanya masing-masing keluarga membawa 5 berkat. Setelah semua sudah berkumpul, tokoh agama akan mendoakan. Setelah di doakan berkat itu kemudian akan di bagi-bagi lagi ke orang-orang yang hadir di mushola tersebut. Baik anak-anak, ibu-ibu atau bapak-bapak yang hadir. Bagi mereka yang rumahnya agak jauh dari mushola biasanya langsung memberikan berkat nya ke tetangga terdekat, bisa juga saling tukar berkat. Membuat berkat ini tidak wajib. Isi berkat biasanya nasi putih, mie goreng, oseng-oseng tahu, tumis kacang dan telur atau ayam goreng.

“aku tulis jejak ini”

Iklan

Perluasan wilayah Islam dan kemajuannya (Khulafaur Roshidin – Abbasiyah)

Nama : Moh Haris Hariyadi
Makul : Seminar Sejarah

 

A. Perluasan Wilayah Kekuasaan pada masa Khulafaur Rosidin.

  1. 1.      Abu Bakar

                        Meskipun Abu Bakar r.a tidak banyak melakukan perluasan daerah kekuasaan, akan tetapi beliau berhasil menaklukkan beberapa wilayah:

1. Penaklukkan Iraq, seperti Mahdhor, Ullais, Nahrud Dain, Anbar dan Ain Tamar oleh Khalid bin Walid (12 H).

2. Penaklukkan Syam oleh Khalid bin Walid (13 H), yang sebelumnya telah ditekan oleh Khalid bin Sa’id bin Ash.

                        Dua penaklukan ini adalah penaklukan besar yang terjadi pada masa Abu Bakar r.a meskipun sebenarnya Syam berhasil ditaklukkan pada masa awal pemerintahan Umar bin Khattab r.a.

 

  1. 2.      Umar Bin Khotob

 

            Ketika para pembangkang di dalam negeri telah dikikis habis oleh khalifah Abu Bakar, maka tugas pertama ialah melanjutkan ekspedisi yang telah dirintis oleh pendahulunya. Maka dari itu, gelombang ekspansi (perluasan wilayah kekuasaan) banyak terjadi antaranya, ibu kota Syria, Damaskus jatuh tahun 635 M, dan setahun kemudian setelah tentara Bizantium kalah dalam perang Yarmuk, seluruh daerah Syiria jatuh di bawah kekuasaan Islam dengan memakai Syiria sebagai basis, ekspansi diteruskan ke Mesir di bawah pimpinan ’Amr bin Ash dan ke Irak di bawah pimpinan Sa’ad bin abi Waqash. Iskandaria, ibu kota Mesir, ditaklukkan pada tahun 641 M. Dengan demikian, Mesir jatuh di bawah kekuasaan Islam. Al-Qadasiah, sebuah kota dekat Hirah di Iraq, jatuh pada 637 M. Dari sana serangan dilanjutkan ke ibu kota Persia, al-Madain yang jatuh pada tahun itu juga. Pada tahun 641 M, Mosul dapat dikuasai.  Baca lebih lanjut

Makalah : NU dan Muhammadiyah dalam Politik

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

            Nahdlatul Ulama (NU) menganut paham Ahlussunah Wal Jama’ah, sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrim aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrim naqli (skripturalis). Karena itu sumber pemikiran bagi NU tidak hanya Al-Qur’an, Sunnah, tetapi juga menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. Cara berpikir semacam itu dirujuk dari pemikir terdahulu, seperti Abu Hasan Al-Asy’ari dan Abu Mansur Al-Maturidi dalam bidang teologi. Kemudian dalam bidang fikih mengikuti empat madzhab; Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Sementara dalam bidang tasawuf, mengembangkan metode Al-Ghazali dan Junaid Al-Baghdadi, yang mengintegrasikan antara tasawuf dengan syariat. Gagasan kembali ke khittah pada tahun 1984, merupakan momentum penting untuk menafsirkan kembali ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah, serta merumuskan kembali metode berpikir, baik dalam bidang fikih maupun sosial. Serta merumuskan kembali hubungan NU dengan negara. Gerakan tersebut berhasil membangkitkan kembali gairah pemikiran dan dinamika sosial dalam NU.[1]

            Ciri ke tiga yang melekat pada Persyarikatan Muhammadiyah adalah sebagai Gerakan Tajdid atau Gerakan Reformasi. Muhammadiyah sejak semula menempatkan diri sebagai salah satu organisasi yang berkhidmat menyebarluaskan ajaran Agama Islam sebagaimana yang tercantum dalam Alquran dan Assunah, sekaligus memebersihkan berbagai amalan umat yang terang-trangan menyimpang dari ajaran Islam, baik berupa khurafat, syirik, maupun bid’ah lewat gerakan dakwah. Muhammadiyah sebagai salah satu mata rantai dari gerakan tajdid yang diawali oleh ulama besar Ibnu Taimiyah sudah barang tentu ada kesamaaan nafas, yaitu memerangi secara total berbagai penyimpangan ajaran Islam seperti syirik, khurafat, bid’ah dan tajdid, sbab semua itu merupakan benalu yang dapat merusak akidah dan ibadah seseorang.[2] Baca lebih lanjut

Tokoh Islam Dalam Bidang Geografi

 

Al- idrisi adalah Ilmuwan islam yang berkecimpung dalam dunia Ilmu Pengetahuan Seperti GEOGRAFi. Beliau telah membuat sebuah peta Dunia pada tahun 1100. Kemudian dilanjukan dengan Ibnu Batutah dalam laporan perjalanannya pada tahun 1200.

Marcopolo juga melakukan hal yang sama dengan menuliskan laporan perjalanannya selama mengelilingi dunia.

Dalam peta yang di buat Al-idrisi ada sebuah tempat yang disebut ya’juk dan ma’juk (suku). diperkirakan itu perada di wilayah Turki Usmani yang Sekarang. Ya’juk dan ma’juk  adalah keturunan dari nabi Nuh dari anaknya yg bernama Yafid.

PUNCAK KENIKMATAN DAN 3 RAHASIA BESAR

 

(IPPHO “RIGHT” SANTOSO)

1. Sholat Tahajut ;

Sholat Tahajut dapat membantu ketahanan tubuh, mengurangi nyeri pada kanker dan mengendalikan hormon kortisol.

2. Bersykur dan berprasangkan baik pada air (minum air putih)

Air jika didioakan akan menjadi air yang mensehatkan, partkel-partikel air akan bergerak beraturan. namun jika ada yang berkata jelek disamping air maka partikel-partikel air itu tidak beraturan dan bisa menjadi keruh.

3. Tidak Merokok

Rokok adalah sesuatu yang berbahaya, karena mengandung 4000 zat berbahaya bagi tubuh. daripada uang itu dibuat membeli rokok yang tidak bermanfaat maka lebih baik disedekahkan.

 

duaribuan

untuk bulutangkis Indonesia

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Haris eXpress

ilmu yang banyak tak akan berguna jika tidak di manfaatkan

dunia gradien

Just another WordPress.com weblog

Catatan Hidup

Aku berjalan dan kutuliskan jejak ini

"Sekedar Info"

Berbagi Informasi untuk Indonesia