Budaya lokal kediri : dusun Nepen

Budaya mauludan, atau memperingati lahirnya nabi Muhammad stiap 12 rajab/robiul awal di desun Nepen desa krecek kecamatan Badas kabupaten kediri ini sangat patut di contoh. Di pagi hari orang-orang akan berbondong bondong ke mushola atau masjid dengan membawa berkat berisi nasi dan lautnya, biasanya masing-masing keluarga membawa 5 berkat. Setelah semua sudah berkumpul, tokoh agama akan mendoakan. Setelah di doakan berkat itu kemudian akan di bagi-bagi lagi ke orang-orang yang hadir di mushola tersebut. Baik anak-anak, ibu-ibu atau bapak-bapak yang hadir. Bagi mereka yang rumahnya agak jauh dari mushola biasanya langsung memberikan berkat nya ke tetangga terdekat, bisa juga saling tukar berkat. Membuat berkat ini tidak wajib. Isi berkat biasanya nasi putih, mie goreng, oseng-oseng tahu, tumis kacang dan telur atau ayam goreng.

“aku tulis jejak ini”

Silahkan komentar..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

duaribuan

untuk bulutangkis Indonesia

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Haris eXpress

ilmu yang banyak tak akan berguna jika tidak di manfaatkan

dunia gradien

Just another WordPress.com weblog

Catatan Hidup

Aku berjalan dan kutuliskan jejak ini

"Sekedar Info"

Berbagi Informasi untuk Indonesia