Nama : Moh Haris Hariyadi


Pandhadharan

oleh : Tengsoe Tjahjono

 

Urip sejatine palagan pandhadharan

Owah gingsire nantang kesetiaanmu

Mring gusti kang nyipto angkasa

Iwak sing lumban ing blumbang kulon omah

 

ora perlu mlayu sipat kuping

Nalika musuh ngoyak kanthi curiga lancip eri

Sebab keyakinan marang pangeran

Kudune dadi temeng ing madyane marga sing kok pecaki

 

Tatu arang kranjang dudu cutheling crita

Sebab urip tansah ana babagan-babagan abang – ijo

Uga suwaara kanthi paugeran werna-werna

mula, jumangkaha, jumangkaha

 

Urip sejatine palagan pandhadharan

Lulus atawa ora gumantung marang sregepe sinau

maca tanda – tanda godhong

ing pang – pang sembojo

 


terjemah :

Pengujian

 

Hidup sejatinya medan laga pengujian

Ubah gesernya waktu melawan kesetiaan

kepada Gusti yang menciptakan langit

Ikan yang berenang didalam kolam barat rumah

tidak perlu berlari cepat sekali

ketika musuh mencabik sampai curiga sekali

sebab keyakinan kepada Pangeran

seharusnya menjadi benteng didalam tengahnya raga yang kamu tempati

 

Luka yang jarang sekali bukan sepenggal cerita

Sebab hidup selalu ada tahap-tahap merah – hijau

Juga suara sampai ada ketentuan warna -warna

Oleh karena itu, Berangkatlah, berangkatlah!

 

Hidup sejatinya medan pengujian

Lulus atau tidak tergantung kepada giat belajarnya

membaca tanda-tanda daun

didalam ranting – ranting kamboja.

 

Anlasisa :

 

Hidup di dunia ini itu pengujian kesetiaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Walau banyak rintangan yang dihadapi kita harus tetap yakin bahwa Tuhan selalu ada untuk kita. Karena Hidup ini mempunyai tahapan – tahapan yang harus dilewati. Siapa yang bisa lulus dalam pengujian adalah mereka yang giat uasaha.

Iklan