Nama : Moh Haris hariyadi                (A32209010)

Kelas : VI-B SPI

Teori Sosial

Judul : Jurnal Sejarah Indonesia volume 3

Terbit pada : 1 Januari 2011

Oleh : Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Jawa Timur – Surabaya

Dicetak Oleh : Unesa University Press

 

Sub Judul : Film Dokumenter, Peninggalan Sejarah dan Purbakala. (Media untuk meningkatkan belajar Sejarah)

Latar Belakang.

            Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Sejarah berperan sebagai alat untuk mengubah cara berfikir masyarakat, meningkatkan pengetahuan, bukan untuk mengingat nama dan tanggal tetapi untuk  memahami, menilai dan mengambil sikap dengan hati-hati. Sejarah menyangkut persoalan kesinambungan dan perubahan yang dapat di pelajari manusia. Generasi sekarang tentu saja tidak ingin mengulang kesalahan yang diperbuat oleh pendahulunya. Sedangkan keberhasilan para pendahulu patutu di contoh dan ditingkatkan lagi. Berdasarkan Permendiknas no 22 tahun 2006, mata pelajaran sejarah bertujuan agar para peserta didik memiliki kemampuan membangun kesadaran tentang pentingnya waktu dan tempat yang merupakan sebuah proses dari masa lampau, masa kini dan masa akan datang, memahami fakta sejarah secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah dan metodologi keilmuan, menumbuhkan apresiasi terhadap peninggalan sejarah sebagai bukti peradaban bangsa dan menumbuhkan rasa cinta tanah air yang dapat di implementasikan di berbagai kehidupan.

Metode.

            Peneliti menggunakan metode kualitatif sehinggaga kan menghasilkan data deskriptif. Data Deskripstif berupa gambran tentang bagaimana konsep serta penerapan model pembelajaran sejarah berbasis media.

Kerangka Teori.

            Pendekatan induktif menekanan pada pengamatan dahulu, lalu menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan tersebut. Metode ini sering disebut sebagai sebuah pendekatan pengambilan kesimpulan dari khusus menjadi umum (going from specific to the general).

Menurut Collingwood (1956) pembentukan identitas Nasional suatu bangsa tiada lain adalah sejarah.

Menurut Soedjatmoko (1995) mengatakan kesadaran sejarah merupakan orientasi intelektual dan sikap jiwa yang perlu untuk memahami secara tepat faham keepribadian nasional.

Kesimpulan.

            Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan film dokumenter terbukti efektif sebagai media untuk meningkatkan pembelajaran sejarah karena pembelajaran dengan audio Visual lebih membuat faham terhadap sejarah yang terjadi

Iklan