Festival Layang-layang

Beberapa waktu yang lalu tepatnya awal Nopember 2011 di desa saya (Nepen) mengadakan festifal layang-layang, lebih tepatnya adalah Lomba layang-layang. Berbeda dari biasanya layang-layang yang di lombakan barus berjenis “Bapangan” (layang-layang Besar) dan di layangkan pada malang hari mulai jam 3 sore sampai jam 9 malam. Bapangan itu harus diberi lampu minimal 16 lampu agar terlihat di malam hari. Lomba ini di ikuti oleh 20 peserta dari 2 desa yaitu Nepen dan Surowono. Kebangakan bentuk bapangan peserta lomba sama, namun mereka menghiasi pernak-pernik lampunya dengan berbeda, ada yang berbentuk kapal terbang, Bintang, bentuk roket atau kelap-kelip. Banyak warga desa lain yang melihat lomba layang-layang ini. jarang-jarang ada lomba seperti ini di desaku, semoga tahundepan diadakan lagi. Perlombaan ini dipertandingkan selama seminggu. dan pemenangnya adalah peserta dengan no 17 dengan bapangan berhiaskan bintang.

Satu Tanggapan

  1. festifal layang layang itu sangat bagus bisa berkreaktif

Silahkan komentar..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

duaribuan

untuk bulutangkis Indonesia

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Haris eXpress

ilmu yang banyak tak akan berguna jika tidak di manfaatkan

dunia gradien

Just another WordPress.com weblog

Catatan Hidup

Aku berjalan dan kutuliskan jejak ini

"Sekedar Info"

Berbagi Informasi untuk Indonesia