KARNAVAL DUSUN NEPEN – KRECEK 2018

Iklan

Kediri Creator Cumunity

Rangkaian acara agustusan ke-72

Pada bulan Agustus 2017, Karang taruna di dusunku banyak mengadakan kegiatan agustusan. karang taruna yang terdiri anak-anak muda dusun Nepen desa Krecek kecamatan Badas Kabupaten Kediri ini beranggotankan sekitar 40 pemuda dan pemudi. Lomba diadakan di halaman rumah pak Ikhsan dan Mbah klolil. Kemudian lomba tahap kedua diadakan di depan musola Pak Ashari.

Lomba tahap I diantaranya adalah

  1. Balap kelereng anak
  2. balap karung anak
  3. memasukkan benang dalam jarum anak dan ibu
  4. merias wajah anak dan ibu
  5. makan krupuk anak
  6. panjat pinang anak-anak
  7. gephuk bantal anak laki-laki dan dewasa

setelah itu mengikuti Karnaval desa Krecek

Lomba tahap II

  1. Gephuk kendi remaja putra
  2. Balap karung lansia dan ibu
  3. balap kelereng lansia dan ibu
  4. meletuskan balon dengan perut untuk semua kalangan
  5. sepak bolan di lumpur untuk anak dan remaja (putra)
  6. lomba sepedah BMX untuk anak-anak Putra

Puncak acara bazar desa, dusun kami mengikuti bazar dengan menyajikan makanan gado-gado dan lontong.

TIPS KE WARNET ALA 90’AN

Saya ngeblog sejak tahun 2006. Saat ke warnet 1jam nya 8rb. . . . Amazing (setelah hbis dari warnet nyesel, seharusnya uang segitu bisa jadi 2 nasi bungkus) . Saking lelet nya bisa sambil makan nasi bungkus. 
Untuk ke warnet juga butuh perjuangan. 

Berikut tips anak kelaharian 90-an pergi k warnet.

1. Yang rumahnya desa kayak saya. Pastikan ada sepeda untuk ke warnet (zaman dulu kalau ke warnet harus ke kota)

2. Pastikan BUKAN pada jam-jam anak RECEH ngenet (dulu ada anak2 yg ke warnet bkan untk selancar internet. Tp main super mario bros di PC dan gaduh bget mereka berebut main) tpi Btw wakt smp saya jg pnah kyk gt. Ke rental komputer bwt main game. Wkwkwk

3. Pastikan yang lagi ngenet sdikit. Kalau lagi bnyak yang ngenet itu 1 jam cuman bwt log in.

Udah selesai. . 

Pendekatan Sosiologi dalam Sejarah

Oleh : Moh Haris Hariyadi, S. Hum

Pendekatan Sosiologi terhadap Sejarah

            Pendekatan sosiologi dalam ilmu sejarah, menurut Max Weber, dimaksudkan sebagai upaya pemahanan interpretatif dalam kerangka memberikan penjelasan (eksplanasi) kausal terhadap perilaku-perilaku sosial dalam sejarah. Sejauh ini perilaku-perilaku sosial tersebut lebih dilekatkan pada makna subjektif dari seorang individu (pemimpin atau tokoh), dan bukannya perilaku massa. Pendekatan sosiologi dalam ilmu sejarah menghasilkan sejarah sosial. Bidang garapannya pun sangat luas dan beraneka ragam. Kebanyakan sejarah sosial berkaitan erat dengan sejarah sosial-ekonomi. Tulisan Marc Bloch mengenai French Rural History, Sartono Kartodirdjo tentang Peasants’ Revolt of Banten. Kelas sosial, terutama kaum buruh, menjadi bidang garapan juga bagi sejarah sosial di Inggris. Demikian pula proses transformasi sosial dengan berkembangnya pembagian kerja sosial yang kian rumit dan diferensiasi sosial yang menjadi sangat bervariasi dan terbentuknya aneka ragam institusi sosial juga tidak pernah luput dari pengamatan sejarwan sosial. Tema-tema seperti : kemiskinan, perbanditan, kekerasan dan, kriminalitas dapat menjadi bahan tulisan sejarah sosial. Di pihak lain seperti kesalehan, kekesatriaan, pertumbuhan penduduk, migrasi, urbanisasi, transportsasi, kesejahteraan, dan lain-lain telah banyak dikaji dan semakin menarik minat para peneliti sejarah.[1] Lanjutkan membaca Pendekatan Sosiologi dalam Sejarah

Aku berjalan dan kutuliskan jejak ini

  • Gambar lainnya